HomeTentang KamiLinksKontakForumBuku Tamu




"Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi,

maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu
karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah.
Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat,
karena mereka melupakan hari perhitungan".
QS. SHAAD : 26


"(Ingatlah) suatu hari (yang di hari itu) Kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya;
dan barang siapa yang diberikan kitab amalannya di tangan kanannya
maka mereka ini akan membaca kitabnya itu,
dan mereka tidak dianiaya sedikit pun"
QS. Al Israa' : 71


























Walikota Resmikan Masjid As-Syifaa

Amins Peduli UKM-Koperasi, Solusi Penyerapan Naker...

Nilai Rata-rata 9,5, Walikota Bonuskan Beasiswa

Wali Kota Samarinda Gemar Membangun Masjid

Ramah Tamah LO, Amins Ingatkan 3S

Keluarga Achmad Amins Pantas Sandang Sakinah Award...

Mendapat Restu Putri Keraton Gunung Tabur, Aminah ...

Door to door ala PKK

Aminah Disambut AntusiasMajlis Taklim Balikpapan

Peserta Popnas Disambut Karnaval







Blog Flux Pinger - reliable ping service.
eXTReMe Tracker






Login

8 Mei 2008
Amins-Aminah ‘Sehati’ Hidupkan Sektor Riil



Menkop Suryadharma Bangga, Aminah Diganjar Penghargaaan
Langka dijumpai di Tanah Air ini, selain meraih Keluarga Sakinah Awards, pasangan suami isteri, Wali Kota Samarinda Achmad Amins dan Aminah Arbain Amins sama-sama meraih prestasi atas kesuksesannya membina dan menggerakkan sektor riil di kota Samarinda. Jika Amins meraih Bintang Jasa Pratama, sang istri mendapat award sebagai Perempuan Penggerak Sektor Riil (PPSR) karena dinilai peduli pengusaha kecil.
IDE brilian berlandaskan keinginan mulia turut membantu pemerintah kota menekan angka kemiskinan di kota Samarinda, melalui payung hukum PKK Samarinda, Aminah yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Samarinda mencanangkan program dana bergulir untuk perkembangan usaha sektor riil di Samarinda.
Dimulai dengan modal awal Rp 1,5 miliar yang dihimpunnya, baik dari pemkot dan dunia usaha, lewat ‘tangan’ PKK dana tersebut digulirkan. Menariknya lagi, selain memberikan prosedur yang tak menyulitkan, bunga yang ditawarkan pun sangat ringan.
Dana bergulir yang telah disalurkan sejak tahun 2002 itu hingga saat ini telah bergulir Rp 3,7 miliar dengan jumlah anggota yang dibina sebanyak 770 orang.
“Hanya 1 persen per bulannya. Cuma di PKK saja yang menyalurkan kredit usaha dengan bunga ringan, karena tujuan kita bukan komersil, melainkan membina dan mengembangan sektor riil,” ujar Aminah Amins baru-baru ini.
Ia mengatakan tidak bisa dipungkiri, sektor yang menyerap ribuan rakyat kecil ini memiliki banyak kelemahan, seperti permodalan, SDM, teknologi, pemasaran, jaringan usaha, dan lainnya. ”Akan tetapi, lebih dari itu, sektor ini ternyata telah mampu menjadi kegiatan ekonomi alternatif dengan berbagai keberhasilan dan keunggulan kompetitif dan sangat spesifik. Untuk itu kehadiran PKK, juga tak hanya membantu permodalan, kita juga lakukan kegiatan-kegiatan pelatihan bagi mereka, baik pemasaran maupun jaringan,” tegasnya.
Akhirnya lewat usaha menggerakkan sektor riil ini, Aminah satu-satunya perempuan di Kaltim yang menerima Award Perempuan Penggerak Sektor Riil (PPSR) 2007 dari Menneg Koperasi dan UKM tahun 2007 kemarin di Gedung SMESCO Kementerian Negara Koperasi dan UKM, Jakarta.
Lima perempuan lainnya yang menerima penghargaan itu adalah Ratu Atut Chosiyah (Gubernur Banten), Haeny Relawati Rini Widiastuty, (Bupati Tuban), Rina Iriani, Yusniana Hasan Basri (ketua PKK Kabupaten Sorolangun, Jambi), dan Hayatun Fardah Rudy Arifin (ketua PKK Provinsi Kalsel).
Ketua Umum Jaringan Usahawati Mandiri (JUMA) Miranty Abidin mengatakan, JUMA yang didirikan tahun 2000 adalah wadah perempuan pengusaha yang bergerak di berbagai bidang usaha. Sejak awal 2007 katanya, JUMA melakukan penilaian secara ketat terhadap 100 perempuan yang lulus seleksi melalui berbagai media cetak dan elektronik di Indonesia. Hasilnya, dewan juri menetapkan 6 perempuan yang memenuhi kriteria perempuan penggerak di sektor riil yang bisa mengatasi pengangguran dan pengentasan kemiskinan.
Menkop Suryadharma Ali mengatakan bangga dengan perempuan yang mendapat award tahun ini. Perempuan saat ini, katanya, tak boleh dipandang sebelah mata. Berdasarkan data, katanya, perempuan mempunyai potensi dan prestasi nyata dalam masa-masa krisis yang dialami Indonesia pada 1998 silam. “Saya siap membantu perempuan, apalagi mereka berprestasi mendapatkan award kali ini dalam pengembangan di bidang koperasi dan UKM,” ujar Suryadharma waktu penyerahan.