11 Mei 2008

Kampanye Perdana Amins-Hadi Membludak



Sabtu, 10 Mei 2008
SAMARINDA. Pasangan Achmad Amins – Hadi Mulyadi masih terbesar. Itu ditunjukkan dalam kampanye perdana di lapangan parkir GOR Segiri Samarinda, Sabtu (10/5) kemarin. Sekitar 70 ribu warga turun menyemangati walikotanya menjadi Gubernur Kaltim.

Massa menyemut sampai jalan Kusuma Bangsa dan Pahlawan. Meski sempat gerimis, para pendukung tak beranjak. Ini semakin menguatkan hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei Kaltim (LSK). Seperti diberitakan oleh kompas.com, Amins – Hadi unggul dengan meraih dukungan 34,8 persen. Sedangkan pasangan lain masing-masing 29,6 persen, 25,6 persen, dan 9,9 persen.

Kemenangan dalam survei itu tak lepas dari begitu nyatanya program pasangan Achmad Amins – Hadi Mulyadi. Program yang diunggulkan itu yakni memperjuangkan bantuan modal kerja, pendidikan dan kesehatan gratis. Semua program tersebut sudah dilaksanakan oleh Achmad Amins selaku wali kota Samarinda.

Di Samarinda, kampanye hari pertama didukung sejumlah juru kampanye nasional yakni Ryaas Rasyid (Presiden PDK), Yapto S Soemarno (Ketua MPP Patriot), Anis Matta (Sekjen DPP PKS). Meski lokasi kampanye menjadi lautan manusia, tetapi acara tetap berlangsung aman.

Di Kota Bangun Kutai Kartanegara, kerinduan warga akan kehadiran calon pemimpin juga terobati. Kampanye di Jalan Pasar, Sabtu lalu, berhasil menyedot ribuan warga. Hadi Mulyadi yang datang menggunakan helikopter disambut antusias oleh warga yang berjanji untuk memenangkan pasangan itu dengan maksimal. ”Kita optimis bisa mendapat suara di atas 40 persen,” kata H Maskani, Ketua Timses Kota Bangun.

Kampanye hari kedua yang berlangsung di Tanjung Redeb Berau juga berlangsung sukses. Sekitar 25 ribu massa memadati lapangan pemuda di Jalan Pemuda. Cuaca yang cerah membuat massa menikmati pesan-pesan kampanye yang disampaikan juru kampanye AHAD, yakni Maskur Syarmian (PKS) dan Amir Husin (PKB).

Calon Gubernur Kaltim Achmad Amins mengingatkan semua tim untuk tidak terbuai dengan hasil survei. ”Hasil survei mestinya dijadikan semangat untuk mempertahankan bahkan meningkatkan. Masih perlu kerja keras untuk memantapkan hasil survei itu benar-benar menjadi kemenangan,” kata Achmad Amins. Kesempatan kampanye monologis atau rapat umum yang mengerahkan massa dalam jumlah besar tampaknya tak ingin disia-siakan oleh pasangan calon gubernur (cagub), Achmad Amins - Hadi Mulyadi. Itu terlihat dari persiapan yang sudah dilakukan sejak awal, termasuk kehadiran artis yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk datang.
Juga juru kampanye nasional (jurkamnas) yang dihadirkan pun tak tanggung-tanggung. Ada Ryaas Rasyid, Ketua Umum Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Sekjen PKS Anis Matta dan Ketua Umum Partai Patriot Pancasila Yapto dan Camelia Malik. Grup band papan atas seperti Matta Band, juga penyanyi dangdut Lilis Karlina dihadirkan, termasuk beberapa artis dari Kontes Dangdut Indonesia (KDI)
Tidak hanya itu, massa yang dihadirkan pun tak kalah. Ratusan ribu massa memenuhi lapangan parkir GOR Segiri, yang memang dijadikan tempat, untuk menggelar kampanye terbuka, untuk semua pasangan. Di samping kiri GOR Segiri juga dipenuhi massa Amins - Hadi. Bahkan, arus lalulintas di Jl Kesuma Bangsa harus ditutup, untuk mempermudah mobilisasi massa, juga karena di sepanjang jalan itu dijadikan tempat parkir kendaraan. Tidak hanya truk dan mobil, tetapi juga kendaraan roda dua.
Di Jl Bhayangkara, Pahlawan dan Agus Salim juga dipadati kendaraan yang akan menuju Stadion GOR Segiri. Hujan deras yang sempat turun sekitar pukul 13.45 Wita pun tampaknya tak menyurutkan langkah masyarakat yang ingin datang ke sana, buktinya ratusan ribu massa tetap memenuhi parkir stadion itu.
Ketua Tim Pemenangan Pasangan Amins - Hadi Ipong Muchlisoni yang mengawali acara mengatakan, kehadiran Amins - Hadi sebagai pasangan calon gubernur tidak lepas dari komitmen untuk memberikan perubahan di Kaltim. Ia mengatakan, banyak lika-liku yang dirasakan Amins - Hadi saat akan mencalonkan diri, hingga akhirnya benar-benar maju, untuk memberikan sesuatu yang terbaik pada masyarakat Kaltim. Ia yakin, apa yang sudah dilakukan Amins saat menjadi Walikota Samarinda hingga dua priode sudah membuktikan, bahwa ia mempunyai komitmen yang kuat untuk melakukan pembangunan di Kaltim.
"Ada beberapa program unggulan, seperti pembuatan KTP, KK dan Akte Kelahiran gratis dan itu dilakukan karena keberpihakan kepada rakyat. Termasuk pengobatan gratis dan terakhir adalah rawat inap untuk kelas III di rumah sakit pemerintah yang gratis. Bila Amins - Hadi terpilih, program ini tentu akan dibawa sampai ke Kaltim, sehingga masyarakat benar-benar akan merasakan manfaatnya," jelas Ipong lagi.
Hal yang sama dikatakan Anis Matta. Menurutnya, Amins dan Hadi adalah pasangan serasi yang cocok untuk membangun dan melakukan perubahan di Kaltim. Ini adalah kolaborasi antara generasi tua dan muda. Amins benar-benar menyadari harus ada regenerasi kepemimpinan di Kaltim, sehingga meminta Hadi Mulyadi menjadi pendampingnya. Sementara Hadi pun juga adalah anak muda yang kenyang dengan pengalaman, seperti halnya tugas selama ini sebagai wakil rakyat di DPRD Kaltim Ini adalah pasangan yang juga sama-sama memahami permasalahan yang terjadi di Kaltim dan tahu bagaimana solusinya.
"Keyakinan itu bukan tanpa dasar. Dari hasil survei yang dilakukan oleh lembaga nasional, menunjukkan Amins-Hadi mengalami peningkatan dukungan. Ini tentu langkah baik dan harus kita syukuri, artinya Amins - Hadi sudah mulai dicintai masyarakat," kata Anis Matta lagi.
Hadi Mulyadi yang terlambat datang, karena kegiatan di Muara Datang, tiba sekitar pukul 15.00 Wita, menggunakan sebuah helikopter. Dalam kesempatan itu ia hanya meminta doa restu bagi masyarakat Samarinda untuk maju sebagai gubernur di Kaltim dan bisa melakukan perubahan. Bahkan, ia pun sempat menyanyikan sebuah lagu ciptaan Koes Plus, yang disambut antusias oleh massa yang datang.
Sementara Amins yang diberi kesempatan untuk menyampaikan orasi politiknya menyampaikan beberapa hal, terkait kepemimpinan yang sudah dilakukan di Samarinda. Ia mengaku tak ingin mengumbar janji, karena masyarakat pun telah mengetahui apa yang sudah dilakukan di Samarinda, selama dua kali memimpin jadi Walikota. Ia ingin, apapun yang dilakukan untuk masyarakat Samarinda, juga bisa dirasakan oleh masyarakat Kaltim, karena toh banyak yang merasakan manfaatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar