Samarinda Tuan Rumah Popnas IX
Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) IX/2007 Kaltim bakal digeber besar-besaran. Parade pelajar berupa pawai karnaval bakal menyambut peserta Popnas di Stadion Madya Sempaja pada Minggu (22/7) mendatang.
"Kami baru bertemu dengan Pak Walikota. Pak Amins sebagai walikota bangga Samarinda menjadi tuan rumah dalam acara nasional yang melibatkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Karena itu, Kota Samarinda akan menyambut peserta Popnas dengan karnaval," ungkap Ketua Panitia Syafruddin Pernyata, yang diwakili Musyahrim, sebagai panitia Popnas.
Karnaval ini bakal melibatkan ribuan siswa tingkat SMP dan SMA se-Samarinda. Pawai dimulai dari Jl. Kesuma Bangsa (Stadion GOR Segiri) hingga Sempaja, tepatnya di Stadion Sempaja. "Karnaval ini sebagai penghargaan kepada peserta Popnas 2007. Untuk memperkenalkan Kota Samarinda sebagai tuan rumah PON pada tahun 2008," tambahnya.
Sementara itu, Popnas ini dimulai pada 17-31 Juli 2007. Dengan melibatkan 4.282 atlet dan offisial. Ada 14 cabang olahraga yang diselenggarakan yaitu atletik, bulutangkis, tenis lapangan, bola voli, panahan, pencak silat, sepakbola, basket, sepak takraw, senam, gulat, dayung dan renang. Kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat yaitu Samarinda dan Tenggarong.
Sementara itu, menurut Sekretaris Umum Panitia Popnas, Drs Suparman M MPd, para tamu daerah ini akan diinapkan di Hotel Atlet, Stadion Madya Sempaja dan rumah penduduk. Sementara wasit, juri, technical gelegate yang berasal dari luar Samarinda, menginap di hotel kelas melati.
Ujian Disertasi Doktor di Unair bersama Ali Fitri
Wali Kota Samarinda Achmad Amins dan Kabag Keuangan Ali Fitri dinyatakan lulus ujian kandidat peraih gelar Doktor, pasca-ujian yang digelar di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Ujian prakualifikasi diikutinya mulai 9–11 Juli 2007.
Hal ini disampaikan Direktur Program Gelar S3 Ilmu Ekonomi, kerja sama Unair dan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Djoko Supriyadi, Rabu (11/7).
Dia menjelaskan, dalam ujiannya, Amins mengajukan judul disertasi Partisipasi Anggota dan Kewirausahaan serta Bantuan Kredit Usaha terhadap Motivasi Pengembangan Usaha dan Keberhasilan Koperasi di Provinsi Kalimantan Timur.
Sedangkan Ali Fitri, membuat judul disertasi Pengaruh Budaya Kerja dan Karakteristik Individu serta Strategi Pegawai Keuangan Daerah terhadap Kinerja di Pemerintah Kota Samarinda.
Pengambilan kedua judul tersebut, menurut Djoko, adalah upaya keduanya mengajukan konsep pemikiran untuk pembangunan pemerintah kota. “Keduanya lulus dengan nilai terbaik,” ujar Djoko.
Amins dan Ali Fitri melanjutkan perkuliahan untuk meraih gelar S3 di Unair Surabaya, yang bekerja sama dengan Universitas Mulawarman. Keberhasilan keduanya menyelesaikan ujian disertasi dan mendapatkan klasifikasi kandidat doktor Ilmu Ekonomi, menambah sederetan panjang pejabat daerah yang mendapat gelar doktor, khususnya di lingkungan Pemkot Samarinda. Disebutkan pula, ke depan, keduanya akan menjalani 4 ujian pemantapan, untuk mempertegas peraihan gelar doktor tersebut.
“Tahun ini juga, keduanya dipastikan meraih gelar doktor penuh setelah menjalani 4 ujian pemantapan tersebut,” sebut Djoko.
Merangkul Rakyat Kaltim Lewat Puisi
Adakah Rakyat Kaltim yang Masih Kelaparan?
Adakah Anak Kaltim yang Masih tak Bersekolah,
Adakah Rakyat Perbatasan Kaltim
Yang Kehabisan Garam Lalu Eksodus ke Negeri Jiran ?
Itulah bait puisi karya walikota Samarinda Drs H Achmad Amins MM berjudul Kalimantan Timur Dalam Doa yang dibacakan saat launching buku Antopologi Puisi Penyair Balikpapan "Menatap Masa", di Hotel Pacifik Balikpapan, Kamis (5/7) malam.
Dihadapan sekitar 100 peserta yang sebagian besar para seniman, termasuk sastrawan serba bisa Putu Wijaya, ketua DPRD Balikpapan Burhanudin Solong, ketua Dewan Kesenian Balikpapan Darwis M Noor, ketua Dewan Kesenian Samarinda DR Mugni Baharudin, Amins yang juga ketua Dewan Kesenian Propinsi Kaltim ini mampu memukau dan 'menguasai' penonton.
Amins dalam membacakan puisi bait demi bait pun tanpa tersendat. Setiap kalimatnya mengalir dengan lancar. Sorot matanya menatap ke arah penonton. Dari bahasa tubuhnya, tak tampak grogi. Padahal, ia tampil dihadapan sejumlah seniman yang menurutnya lebih mahir membaca puisi.
"Saya hanya seorang penyair amatir yang ingin mengekspresikan Amins yang sedih dengan Kaltim saat ini dan berkeinginan menatap Kaltim cerah di masa depan," tutur Amins merendah.
Puisi yang memiliki makna mengharapkan Kaltim lebih sejahtera itu, diartikan seniman Balikpapan yang juga MC Irwan Faisyal HP sebagai gambaran ingin merangkul rakyat Kaltim."Merangkul rakyat Kaltim lewat puisi," tutur Irwan yang juga menyumbang puisi dalam buku tersebut.
Pujian dan pengakuan juga dilontarkan si pemakai topi pet putih-Putu Wijaya. "Kalau pejabat mau berpuisi itu bagus. Sangat bagus sekali,"ungkap Putu yang memiliki nama asli I Gusti Ngurah Putu Wijaya.
Putu menilai Amins mempunyai kemampuan untuk membaca puisi. "Dia mempunyai apresiasi, nggak awam lagi. Dimulai ketika pembukaan (kalimat pengantar sebelum membacakan pusi). Orangnya mencintai kesenian kelihatannya itu. Aktingnya juga luar biasa karena bisa menguasai massa," sebut Putu yang juga dramawan kondang.
"Kalau pak Amins membawakan puisi yang sedih-sedih, mungkin saya maupun lainnya bisa menangis terharu mendengarnya," ucapnya lagi.
Putu Wijaya sendiri malam itu membawakan pentas monolog Kisah Perkutut Menggapai Arti Kemerdekaan.
Sementara Amins selaku ketua Dewan Kesenian Propinsi Kaltim merasa gembira karena tadi cukup banyak diikuti seluruh seniman dari Kaltim, walaupun masih ada daerah-daerah yang belum sempat mengirimkan.
"Saya harapkan akan ada lagi pertemuan di Balikpapan dan kota-kota lainnya, apa di Tenggarong, Penajam atau di Bontang," pungkasnya.
Pada kesempatan itu pula dinyanyikan bersama-sama lagu Selamat Ulang Tahun. Lagu pentanda ucapan selamat ini diberikan kepada dua pemimpin kepala daerah di Kaltim yang sedang berulang tahun. Pertama diberikan kepada Walikota Balikpapan H Imdaad Hamid yang berusia 63 tahun-5 Juli 1944 dan Amins ke 60-3 Juli 1947. (sapos online)

Pembina Olahraga Terbaik Versi Pemerintah Provinsi
Walikota Samarinda Drs H Achmad Amins MM menorehkan satu prestasi lagi. Bertepatan dengan peringatan HUT Pemprov Kaltim Selasa (9/1) kemarin, Amins menerima penghargaan sebagai pembina olahraga terbaik. Penghargaan diserahkan Plt Gubernur Kaltim Yurnalis Ngayoh.
Sulit untuk tidak mengaitkan nama Achmad Amins dengan dunia olahraga di Kota Samarinda dan Kaltim. Maklum saja, cabang olahraga (cabor) yang dibina Amins secara langsung dengan duduk sebagai pimpinan induk organisasinya memang sangat banyak. Dari Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kaltim, Ketua Umum Persisam Putra (sepak bola) dan Ketua Pengprov FPTI (panjat tebing) sampai penasihat Pengcab Perbakin (menembak).
Bagi Amins, demi pembinaan olahraga dirinya dikunjungi kapan pun. Pernyataan itu antara lain pernah diucapkan Amins usai pelantikan pengurus Pengcab Perbakin di rumah jabatan Jalan S Parman pada hari Kamis 8 Juni 2006 silam.
"Elangi haja ke sini, pagi, siang, sore, malam. Yang penting jangan antara Ashar dan Maghrib karena itu waktu istirahat, waktunya nge-charge baterai," kata Amins dalam bahasa gado-gado kesukaannya, kala itu.
Sikap totalnya itulah pemicu kesuksesan membina cabor. Buktinya atlet-atlet silat dan panjat tebing binaannya banyak yang berhasil mengukir prestasi lokal dan nasional. Persisam Putra dapat eksis di kancah Divisi I PSSI antara lain juga berkat perhatian besar Amins.
Di sisi lain, untuk kegilaannya terhadap pembinaan sepak-menyepak bola, Amins bahkan sudah sangat identik dengan sepak bola Kaltim. Tidak heran kalau kehadirannya setiap kali Persisam Putra bertanding di Stadion Sempaja selalu disambut meriah oleh Pusamania dan Laskar Badai Mahakam (LBM) dua kelompok supporter sepak bola yang eksis di Kota Tepian.
Tidak heran, ketika tim sepak bola Samarinda berhasil merebut medali emas pada ajang Porprov 2006 di Tenggarong November-Desember lalu, Ketua Pengcab PSSI Samarinda Aidil Fitri langsung menyebut nama Amins sebagai orang di balik kesuksesan itu. "Pak Amins memang tidak hadir di sini tetapi kami tahu perhatian dan komitmen beliau sangat besar. Medali emas ini kami persembahkan untuk beliau," kata Aidil berapi-api.
Pengakuan ketokohan Amins ternyata juga datang dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim yang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Januari-Februari 2007 ini. Buktinya, dari sekian banyak kepala daerah di Kaltim, Amins-lah yang didaulat menjadi Ketua Kontingen Porwanas Kaltim.
Bismillahirahmaanirrahim...
Simpat1k 2008 (Simpat satu K 2008), merupakan salah satu tim lapis ke-dua AMPERA, yang dibentuk pada tanggal 1 Oktober 2007, atas gagasan H. Darius Shyafari, S.Hut, M.Si, H. Abdurrahman, S.Sos, Syahruddin S.Sos,Tridarmawan WS, SE, Mohammad Nofriansyah, Mansyur SE, Tridarwardana WS,SE.
Atas dasar komitmen dan hati nurani, terbentuknya Simpat1k 2008 ini, berjuang dengan sepenuh hati untuk memenangkan Drs. H. Achmad Amins, MM dan H. Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si, karena dinilai pasangan ini secara objektif layak untuk memimpin Provinsi Kalimantan Timur, sebagai merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang memiliki Potensi Sumber Daya Alam yang melimpah dan mempunyai iklim investasi dan perekonomian yang kondusif. Kepemimpinan Bapak Drs. H. Achmad Amins, MM sebagai Walikota Samarinda selama 2 periode, merepresentasikan keberhasilan beliau dalam memimpin Samarinda sebagai Ibukota Provinsi, serta menunjukkan bahwa beliau dicintai oleh Masyarakat sebagai figur pemimpin sekaligus panutan,yang mempunyai sifat amanah, agamis dan toleransi yang tinggi. Demikian pula halnya dengan H. Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si, berlatar belakang sebagai pendidik dan anggota DPRD Tk. I Kaltim, merupakan pasangan yang sangat cocok untuk menjadi pendamping beliau dalam memimpin Kalimantan Timur.
Atas dasar inilah, maka kami Team SIMPAT1K 2008, akan berjuang dengan segenap hati dan fikiran untuk mensukseskan PASANGAN AMINS - HADI menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur 2008 - 2013, agar KALTIM SEJAHTERA dapat tercapai, Amiin ya Rabbal 'alamin...
Simpat1k 2008 (Simpat satu K 2008), merupakan salah satu tim lapis ke-dua AMPERA, yang dibentuk pada tanggal 1 Oktober 2007, atas gagasan H. Darius Shyafari, S.Hut, M.Si, H. Abdurrahman, S.Sos, Syahruddin S.Sos,Tridarmawan WS, SE, Mohammad Nofriansyah, Mansyur SE, Tridarwardana WS,SE.
Atas dasar komitmen dan hati nurani, terbentuknya Simpat1k 2008 ini, berjuang dengan sepenuh hati untuk memenangkan Drs. H. Achmad Amins, MM dan H. Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si, karena dinilai pasangan ini secara objektif layak untuk memimpin Provinsi Kalimantan Timur, sebagai merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang memiliki Potensi Sumber Daya Alam yang melimpah dan mempunyai iklim investasi dan perekonomian yang kondusif. Kepemimpinan Bapak Drs. H. Achmad Amins, MM sebagai Walikota Samarinda selama 2 periode, merepresentasikan keberhasilan beliau dalam memimpin Samarinda sebagai Ibukota Provinsi, serta menunjukkan bahwa beliau dicintai oleh Masyarakat sebagai figur pemimpin sekaligus panutan,yang mempunyai sifat amanah, agamis dan toleransi yang tinggi. Demikian pula halnya dengan H. Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si, berlatar belakang sebagai pendidik dan anggota DPRD Tk. I Kaltim, merupakan pasangan yang sangat cocok untuk menjadi pendamping beliau dalam memimpin Kalimantan Timur.
Atas dasar inilah, maka kami Team SIMPAT1K 2008, akan berjuang dengan segenap hati dan fikiran untuk mensukseskan PASANGAN AMINS - HADI menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur 2008 - 2013, agar KALTIM SEJAHTERA dapat tercapai, Amiin ya Rabbal 'alamin...
Subscribe to:
Postingan (Atom)
